Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Papua (IMPIP), Bersama Solidaritas Perjuangan Pro Demokrasi di Provinsi Gorontalo

 Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Papua (IMPIP), Bersama Solidaritas Perjuangan Pro Demokrasi di Provinsi Gorontalo

Tepat pada pukul 16: 44, Wiji Andi Yobee selaku Korlap membukakan agenda jumpa pers untuk membacakan pernyataan sikap dengan Yel-yel sebagai berikut:


Salam pembebasan

Salam pergerakan

Salam revolusii


Dalam kesempatan tersebut Wiji Andi selaku Kordinator Lapangan manyampaikan pandangan umum terkait situasi yang terjadi belakangan ini yakni sebagai berikut: 


Kami dari Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Papua (IMPIP) di provinsi Gorontalo, bersama solidaritas perjuangan pro demokrasi dengan akan menyampaikan beberapa poin yang perlu untuk di atensi oleh pemerintah :

1. Pada hari sabtu, 26 April 2025 tepatnya pukul 2 tengah malam, telah terjadi pembuntutan yang di lakukan oleh orang tidak di kenal terhadap kawan-kawan solidaritas LMID

2. Pada hari minggu, 27 April 2025 pada pukul 3 lebih 20 menit, telah terjadi pelemparan batu oleh orang tak di kenal yang terbungkus atribut Bendera bintang kejora serta bendera merah putih yang bertuliskan kata-kata ancaman, terhadap mahasiswa Papua yang studi di Gorontalo. Peristiwa ini terjadi di 2 tempat yang berbeda, di waktu yang sama. Yakni asrama Cendrawasih 09(Kota Gorontalo) , dan di asrama mahasiswa Puncak Jaya(Kabupaten Gorontalo). 

3. Pada hari minggu, 27 April 2025 pukul 21 lewat 42 menit, Hidayat Musa selalu demisioner ketua LMID Wilayah Gorontalo mendapatkan serangan di jalan berupa pemukulan oleh orang tak di kenal saat mengendarai motor di sekitaran kompleks polsek kota timur. 

4. Pada hari Rabu, 30 April 2025 pukul 11 malam. Terjadi teror dan pengancaman di kontak whatsapp kawan hidayat selaku demisioner ketua wilayah LMID Gorontalo oleh nomor tak dikenal yang melakukan tindakan spam secara terus menerus. 


Dengan adanya rentetan peristiwa ini, tepat pada pukul 16: 44 Wiji selaku korlap membacakan pernyataan sikap sebagai berikut :


1. Mengecam serta mengutuk keras segala bentuk tindakan provokasi, teror, intimidasi dan pengancaman terhadap seluruh mahasiswa Papua yang studi di Gorontalo, serta kawan-kawan solidaritas pro demokrasi. 


2. Mendesak pemerintah provinsi Gorontalo, untuk meng-atensi masalah yang terjadi akhir-akhir ini karena di khawatirkan akan menimbulkan konflik sosial di masyarakat. 


3. Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dalang di balik semua rentetan kejadian yang tidak mengenakan ini. 


4. Tangkap dan adili pelaku yang melakukan tindakan teror, intimidasi serta pengancaman karena di anggap mencederai kehidupan berdemokrasi. 


Pernyataan tersebut diserukan melalui konferensi pers pada hari Kamis, 01 Mei 2025 pukul 16: 44 S/d selesai dan Pernyataan sikap ini, kami sampaikan untuk supaya bisa di ketahui oleh pemerintah, aparat penegak hukum, serta seluruh masyarakat pada umumnya. 


Hidup mahasiswa 

Hidup rakyat

KNPB, Lawan

KNPB, Lawan

LMID, Siap Sedia

Komentar