Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) Kodap VIII Intan Jaya.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) Kodap VIII Intan Jaya.
""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Menyatakan Sikap Bahwa:
1. Aparat militer indonesia segera mengosongkan bangunan sipil yang dijadikan sebagai pos militer seperti; bangunan sekolah, kantor pemerintah, rumah warga dan pastoran.
2. Aparat militer indonesia segera hentikan pegobatan gratis dari kampung ke kampung dan hentikan makanan gratis terhadap anak-anak dan orang tua. Sebab, itu bukan fungsi aparat militer.
3. Militer Indonesia segera hentikan teror terhadap warga sipil di Intan Jaya yang sedang melakukan aktivitas seperti; berkebun, mencari kayu bakar dan sebegainya.
4. Presiden Republik Indonesia segera membuka akses kemanusiaan secara Nasional dan Internasional untuk mengunjungi seluruh warga sipil yang terkena dalam konflik bersenjata seperti yang terjadi di Intan Jaya, Nduga, Maybrat, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Puncak Papua, Serui dan daerah konflik lainnya di tanah Papua.
5. Pemerintah Indonesia segera membuka diri untuk melakukan negoisasi dengan kami (TPNPB OPM) bersama rakyat Papua yang difasilitasi oleh pihak ketiga untuk menyelesaikan konflik yang sèdang terjadi sejak tahun 1960 hingga sekarang ini.
Kami juga menyampaikan kepada presiden indonesia bahwa; TPNPB tidak akan pernah diam melihat pembunuhan, penyiksaan, penangkapan sewenang-wenang, eksploitasi sumber daya alam dan penebangan hutan secara ilegal di tanah Papua yang dilakukan oleh pemerintah indonesia melalui aparat militernya yang merampas hak-hak masyarakat adat ditanah Papua. Kami akan lawan itu sampai Papua Merdeka Penuh.
Demikian pernyataan sikap yang kami sampaikan kepada presiden Indonesia dan publik, dan jajarannya.
Megetahui!
Panglika Kodap VIII Intan Jaya, Bridjen Undius Kogeya
Pimpinan Batalion kinogo :
keny Tipagau.
Wakil afrianus bagubau
Komandan operasi batalyon kinogo.
Alexs waker.
Wakil merton bagubau
*Medang perang Intan jaya 5 April 2025
#Mondsos kolonial Indonesia



Komentar
Posting Komentar
SY ISI