TIM INVESTIGASI HAM DI SERTAI MUTILASI MAHASISWA PUNCAK Se-Indonesia BERSAMA IKATAN PELAJAR MAHASISWA PUNCAK (IPMP)
TIM INVESTIGASI HAM DI SERTAI MUTILASI
MAHASISWA PUNCAK Se-Indonesia BERSAMA IKATAN PELAJAR MAHASISWA PUNCAK (IPMP)
PADA JAM 13: 46 KORLAP : MENDINUS TABUNI menyampaikan pengantar sebagai Pembukaan bahwa kejadian yang terjadi di puncak disana tidak Baik-baik saja untuk itu dalam pengantarnya menyampaikan bahwa segera Tarik kembali militer yang berada di puncak agar konflik yang terjadi merendah dan mendinus menyampaikan juga bahwa segera menyelesaikan mutilasi yang di lakukan kepada Ibu "Tarina Murib"sesuai dengan surat rekomendasi dari komnas HAM pertanggal, 10 Oktober 2024, bernomor : 845/PM.00/R/X/2024.
Tepat pada jam 13:49 korlap memberikan waktu kepada Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Puncak (IPMP) "SIBILOK TABUNI" Untuk menyampaikan pernyataan Sikap yakni sebagai berikut:
Kami Mahasiswa Puncak Se-Indonesia khususnya kota studi Gorontalo Menyatakan pernyataan sikap bahwa:
1. Tarik kembali pendropan TNI Di kabupaten Puncak dan Lani Jaya.
2. Panglima TNI segera tangkap, adili pelaku pembunuhan Ibu Tarina Murib, sesuai dengan surat rekomendasi dari komnas HAM pertanggal, 10 Oktober 2024, bernomor : 845/PM.00/R/X/2024.
3. Cabut 4 surat izin pertambangan galian c di kabupaten puncak.
4. Menolak dengan tegas pemekaran DOB puncak damal dan sinak timur.
5. Lembaga DPRD Kabupaten puncak segera bentuk pansus, untuk mendorong dan mengawal kasus ibu tarina murib(03/03/2023)
6. Segera evakuasi kinerja dandim kabupaten puncak sebab dalam penempatan dan pengiriman TNI sangat berlebihan mengganggu psikologi masyarakat dalam aktivitas.
7. Panglima TNI segera tarik pendropan militer (TNI) dari wilayah Papua lebih khusus puncak
MENGETAHUI
PENANGGUNG JAWAB KORLAP
SIBILOK TABUNI MENDINUS TABUNI
Gorontalo,10 April 2025
#papuatengah kab puncak Papua
#mondsis kolonial indonesia








Komentar
Posting Komentar
SY ISI