TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT.(TPNPB) ORGANISASI PAPUA MERDEKA (OPM.)




 TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT.(TPNPB) ORGANISASI PAPUA MERDEKA (OPM.)


Pasukan TPNPB Serang Militer Pemerintah Indonesia Di Halaman Gereja GIDI Efesus Safe Yang Kedua Kalinya Setelah Serangan Minggu Lalu Dan Melaporkan Bahwa Serangan Minggu Lalu TPNPB Berhasil Tembak 8 Personel TNI


Siaran Pers Ke IV Manajemen Markas Pusat KOMNAS Per 1 Juni 2025


Silahkan Ikuti Laporan Dibawah Ini.!


PANGLIMA KOMANDO DAERAH PERTAHANAN 35 BINTANG TIMUR


BRIGADIR JENDERAL ANANIAS ATI MIMIN.


WAKIL PANGLIMA KOMANDO DAERAH PERTAHANAN 35 BINTANG TIMUR.

KOLONEL DAUS DUMKY MIMIN.


KOMANDAN OPERASI 

KOMANDO DAERAH PERTAHANAN 35 BINTANG TIMUR

MAYOR YOSPEN MIMIN


WAKIL KOMANDAN OPERASI

KOMANDO DAERAH PERTAHANAN 35 BINTANG TIMUR.

ALPON MIMIN.

DAN.

BATALYON PUSAT ,3 MEME PASUKAN SALJU, 

Memimpin Serangan langsung ke Pos TNI di Oksop, yang terletak di Gedung Gereja Jemaat Efesus Safe.


Dan Serangan ini dipimpin langsung oleh Komandan Operasi Mayor YOSPEN Mimin, Dan mereka Melaporkan Bahwa Serangan sebelumnya Pasukan TPNPB Berhasil Tembak 8 Anggota TNI Dan Serangan kemarin Sabtu 31 Mei 2025 belum ketahui berapa Anggota TNI yang kena Tembak. 


Selanjutnya dilaporkan Bahwa mereka kembali maju serang Pos Militer Indonesia

pada

hari Sabtu 31 Mei 2025, tempat        : pos gereja EFESUS SAFE (misi WPM  ) 

 Waktu.     :5:15,WPB. Komandan Operasi TPNPB Wilayah 35 Bintang Timur melaporkan bahwa mereka masuk perang di pos yang sama, 

Namun korban belum pasti. Namun Komandan Operasi TPNPB Wilayah XXXV Bintang Timur Mayor YOSPEN Mimin Dan Pasukannya mengatakan bahwa

Jumlah korban tewas dalam serangan  pertama  mulai tgl 27 Mei 2025 sampai hari ini 8 Anggota TNI di Tembak Mati, Dan 4 anggota TNI lainnya menderita luka Tembak.


Perang yang kami Serang pada hari Sabtu 31 Mei 2025 korban belom pasti, Dan berita selengkapnya akan menyusul. 


Dan pihak Kami TPNPB Komando Wilayah Pertahanan 35 Bintang Timur tidak ada korban jiwa, kami masih ada terus, Dan kami sudah kepung di dua pos TNI polri di distrik oksop, jadi kami tidak akan mundur, retapi  kami perang sampai Papua merdeka.


Dan kami sampaikan kepada TNI/Polri bahwa jalan keluar masuk hanya ada 1 yaitu transportasi udara melalui helikopter, maka kami siap tembak. Kami tidak akan pernah takut musuh kolonial Indonesia, sekalipun TNI serang kami dengan menggunakan berbagai jenis senjata. Dan 

Kami maju perang didasari kekuatan Tuhan Allah, Alam Dan Roh Tulang belulang orang Asli Papua yang TNI bunuh, 

Maka Perang ini kami tidak akan berhenti Dan Kami akan perang terus sampai Papua merdeka merdeka penuh.

Jika Pemerintah Indonesia tidak kembalikan hak Kemerdekaan kami, maka kami akan operasi dimana ada TNI polri berada.


Dan juga

Kami TPNPB kodap 35 BINTANG TIMUR

Menyampaikan kepada TNI polri bahwa

Jangan bunuh warga sipil yang tidak Tahu masalah, 

Tetapi kalo TNI polri ingin Mau perang, cari kami TPNPB 35 bintang Timur. 

Ingat bahwa dimana kami serang pos TNI polri di gedung gereja EFESUS SAFE, merupakan misi Gereja WPM tapi dijadikan pos pertahanan TNI. Hal ini merupakan kejahatan perang, karena umat Tuhan diusir dari Kompleks Gereja Dan Militer Indonesia fuduki kami Oksop. Dan hal ini merupakan kejahatan perang. 


Oleh karena itu Kami sampaikan juga kepada TNI polri bahwa

Warga sipil mengungsi di Seluruh hutan belantara di distrik oksop, maka jangan ganggu warga civil di Pengungsian. 

Sedangkan Medan perang kita adalah

Tempat dimana TNI polri gabungan yang sudah jadikan pos  pertahanan.


Dengan demikian laporan perang kami TPN-PB kodap 35 BINTANG TIMUR.

Dan

Perang ini Panglima Brigadir jenderal ANANIAS Ati MIMIN

Bertanggung jawab.


Demikian atas perhatian dan kerjasama yang baik.


Terkait dengan hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menghimbau kepada Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI untuk segera membuka diri dan melakukan perundingan internasional dalam penyelesaian masalah konflik Politik di tanah Papua yang mengakibatkan terjadinya konflik bersenjata yang telah memakan korban jiwa bagi pihak sipil. Dan kami juga sampaikan bahwa jika negara Indonesia keras kepala untuk menutup diri dalam penyelesaian persoalan Politik Papua Merdeka, Maka perang akan terus terjadi hingga dunia kiamat.


Demikian Siaran Pers Ke IV Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per 1 Juni  2025 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.


Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.


Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM. 


Jenderal Goliath Tabuni

Panglima Tinggi TPNPB-OPM 


Letnan Jenderal Melkisedek Awom

Wakil Panglima TPNPB-OPM 


Mayor Jenderal Terianus Satto

Kepala Staf Umum TPNPB-OPM


Mayor Jenderal Lekagak Telenggen

Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM

Komentar