Pendoropan Pasukan Dan Operasi Militer Indonesia Di Kwiyawagi Lanny Jaya


 Pendoropan Pasukan Dan Operasi Militer Indonesia Di Kwiyawagi Lanny Jaya


Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Kamis, 31 Juli 2025


Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!


Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan dari PIS  TPNPB yang berada di Kwiyawagi Lanny Jaya pada hari ini Kamis, 31 Juli 2025 bahwa militer indonesia telah didrop dari Tiom menggunakan sembilan unit kendaraan militer memasuki wilayah Kwiyawagi pada hari Selasa, 29 Juli 2025 sekitar pukul 16.00. Sesampainya mereka di wilayah pemukiman warga sipil di Kwiyawagi mereka langsung memasuki perkebunan warga dan melakukan operasi ke hutan-hutan mencari tahu keberadaan pasukan dan Markas TPNPB.


PIS TPNPB juga melaporkan bahwa warga sipil yang sedang berkebun di kampung halamannya di Kwiyawagi telah didatangi oleh aparat militer indonesia lalu melakukan pemantauan dan bergerak memasuki hutan-hutan sejak 29Juli dan sampai sekarang belum diketahui keberadaan mereka sehingga kami sampaikan kepada seluruh warga sipil di Lanny Jaya untuk tetap berhati-hati dan tidak keluar dengan sembarangan akibat operasi militer dan penyisiran sedang dilakukan oleh Militer Indonesia demi keamanan warga sipil dan akan berdampak pada pengungsian akibat keberadaan aparat Militer Indonesia di pemukiman warga sipil secara tiba-tiba.


Terkait dengan hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menghimbau kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI Agus Subianto dan seluruh aparat militer indonesia yang sedang melakukan operasi militer indonesia melawan pasukan TPNPB di medan perang untuk mematuhi hukum humaniter dan hentikan penangkapan terhadap warga sipil yang tak bersalah di wilayah perang. Secara khusus kami sampaikan untuk Presiden Prabowo Subianto bahwa tujuan anda untuk menyelesaikan konflik antar Rusia-Ukraina, Israel dan Palestina boleh-boleh saja. Tetapi konflik bersenjata antara Indonesia dan Papua yang sudah memasuki 64 tahun lebih anda tak mampu selesaikan ini sama saja omong kosong atau mencari nama baik di kancah internasional dan PBB.


Jika negara indonesia mau terlibat menyelesaikan konflik bersenjata di dunia maka selesaikan dahulu konflik bersenjata antara Militer Pemerintah Indonesia dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat sebagai bukti nyata bahwa indonesia mampu menyelesaikan konflik Israel dan Palestina. Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB secara resmi mengimbau kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua akan terus melakukan perang melawan militer pemerintah indonesia hingga negara indonesia mengakui kemerdekaan Bangsa Papua.


Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Kamis, 31 Juli  2025 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.


Penanggung Jawab Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM


Jenderal Goliat Tabuni

Panglima Tinggi TPNPB-OPM


Letnan Jenderal Melkisedek Awom

Wakil Panglima TPNPB-OPM


Mayor Jenderal Terianus Satto

Kepala Staf Umum TPNPB-OPM


Mayor Jenderal Lekagak Telenggen

Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM

Komentar