Mahasiswa Papua di Gorontalo Gelar Aksi Damai, Soroti Hak Penentuan Nasib Sendiri.


 

‎Sallam pergerakan, salam perjuangan, salam pembebasan, salam satu tunggu dalam satu honai..

‎Kami mahasiswa Papua yang tergabung dalam organisasi KNPB, AMPTPI, IMPIP dan organisasi solidaritas LMID dalam agenda menolak lupa hari new york agreement 15 agustus 1962-15 agustus 2025, di kota studi Gorontalo melakukan MIMBAR BEBAS...

‎Dalam agenda tersebut kawan-kawan mulai kumpul-kumpul jam 09.00 di asrama 09 cendrawasih dari beberapa kontrakan lainnya, serta kawan-kawan penghuni.

‎Setelah itu kawan-kawan mulai mempersiapkan sound pasang baliho, pasang bendera beberapa organisasi yang terlibat, dan tempel foto-foto pelanggan HAM.

‎Jam 12, 40. Mulai mimbar bebas, ada yang berorasi, baca puisi dan menyanyi.

‎Dalam orasi-orasi yang di sampaikan kawan-kawan, new york agreement adalah penghianatan terhadap bangsa Papua oleh Indonesia untuk merampas Papua yang sudah merdeka 1 desember 1961, dan kawan-kawan lain menegaskan juga bahwa hari ini adalah hari dimana Indonesia melakukan rasis terhadap Papua.

‎Serta menyampaikan akibat dari pada konflik bersenjata yang dimana  Pelanggaran HAM terus tejadi diatas tanah papua. juga bahwa semua penindasan, penjajahan, terjadi hanya untuk merampas dan merampok sumber daya alam kami diatas tanah Papua.

‎Agenda berjalan dengan baik sampai jam 05,30 sore kawan-kawan melakukan pernyataan sikap dengan

‎Tema sentral:

‎ (PBB) SEGERA TINJAU ULANG Pelaksanaan New York agreement 15 Agustus 1962 di Papua."

‎Isu turunan:

‎1. stop rasisme terhadap orang papua

‎2. (PBB) Bertanggung jawab atas pelanggaran HAM berat di Papua 

‎3. segera mengirim tim independen ke Papua untuk menyelidiki kasus pelanggaran HAM berat akibat dari konflik bersenjata di Papua.

‎4. segerah buka ruang sebebas-bebasnya bagi jurnalis asing

‎5. segerah tarik militer organik-non organik dari seluruh tanah papua

‎6. segerah tuntaskan seluruh kasus pelanggaran ham di atas tanah Papua

‎7. segerah sahkan RUU masyarakat adat

‎8. hentikan seluruh perusaan asing yang bereksplorasi di atas tanah papua

‎9. pemerintah segerah bertanggung jawab terhadap pengungsi di daerah konflik 

‎10. Berikan hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua.

‎Demikian:

‎Wiwaooo....Amolongo, Amakanie, amanaiye yepmum,  Dormom, Tabea Mufa, Wahlak,  Foi Moi, Wainambe, Nayaklak,  kinaonack,  Nori,  Nenggamtak, wa ..wa...💪🇱🇷


Komentar