Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Senin, 23 Maret 2026
Yusuf Sori Disiksa Oleh Aparat Militer Indonesia Di Pos Militer Dan Aparat Militer Indonesia Mengakui Dua Anggota Tewas Dan Satu Lainnya Luka-luka Serta TPNPB Meminta Kepada Presiden Prabowo Subianto Agar Menarik Pos-pos Militer Dari Pemukiman Warga Sipil Demi Keamanan Warga
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Senin, 23 Maret 2026
Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan dari PIS TPNPB dari Maybrat pada hari Senin, 23 Maret 2026 bahwa Yusup Sori salah satu masyarakat sipil telah ditangkap, diikat kaki dan tangannya disebuah pohon lalu disiksa oleh aparat militer di Kabupaten Maybrat pada 22 Maret 2026 kemarin. PIS TPNPB juga melaporkan bahwa selain Yusup Sori ada juga 2 warga sipil yang ditahan di Polres Tambrauw dan 4 warga sipil lainnya di Polda Sorong, sementara 8 warga sipil lainnya telah dibebaskan dari Polres Tambrauw dan sudah kembali ke kampung halamannya di Banfot. Ia juga melaporkan bahwa 6 warga sipil yang masih ditahan oleh aparat militer Indonesia di Tambrauw dan Sorong juga telah mendapatkan siksaan di dalam tahanan sebagaimana yang dialami oleh Yusup Sori.
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga melaporkan bahwa penangkapan terhadap belasan warga sipil tersebut akibat dari penyerangan dan kontak senjata antara pasukan TPNPB di Tambrauw dengan aparat militer Indonesia di sebuah Pos yang berada di tengah-tengah Kampung Sori yang mengakibatkan 2 aparat militer Indonesia tewas dan satu orang lainnya luka-luka dan sedang kritis. Sementara Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari Letkol Inf J Daniel P Manalu membenarkan adanya kontak tembak di Maybrat yang mengakibatkan anggotanya tewas.
Selain korban jiwa, PIS TPNPB juga melaporkan bahwa dua unit senjata laras panjang, peluru dan logistik milik aparat militer Indonesia juga telah di sita oleh TPNPB dan sudah berada di Markas TPNPB saat ini.
Dalam hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB meminta kepada seluruh lembaga-lembaga HAM internasional, Nasional dan Lokal agar dapat membantu warga sipil yang menjadi korban penangkapan dan penyiksaan yang dilakukan oleh aparat militer Indonesia terhadap warga sipil di Kabupaten Tambrauw serta seluruh warga sipil yang sedang berada di Markas Militer Indonesia di Kabupaten Tambrauw dan Kota Sorong untuk segera dibebaskan karena saat penyerangan Pos Militer Indonesia di Kampung Sori mereka tidak terlibat dan seluruh pasukan TPNPB yang terlibat sudah berada di Markas TPNPB.
Kami juga menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera menarik pasukannya dari pemukiman warga sipil di Maybrat dan daerah konflik bersenjata diatas Tanah Papu demi menghindari penangkapan dan penyiksaan terhadap warga sipil saat terjadinya penyerangan yang dilakukan oleh pasukan TPNPB. Dan kami menilai bahwa penempatan pos-pos militer Indonesia di pemukiman warga sipil di wilayah konflik adalah skenario negara untuk mengorbankan warga sipil atau sengaja menjadi warga sebagai tameng lalu ada penyerangan oleh TPNPB terhadap aparat militer Indonesia maka aparat militer melakukan serangan balasan terhadap warga sipil lalu mereka dituduh terlibat dengan TPNPB.
Oleh sebab itu, kami meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera menarik seluruh aparat militer Indonesia yang saat ini sedang menduduki pemukiman warga sipil dan mengambil alih sekolah, Kantor-kantor, balai desa, rumah warga dan rumah sakit yang saat ini masih dijadikan pos-pos militer agar segera di kosongkan serta kembalikan seluruh aset sipil ke rana sipil. Dan juga kami meminta kepada aparat militer Indonesia agar silahkan dirikan pos-pos militer diluar dari pemukiman warga sipil demi keamanan dan keselamatan warga.
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Senin, 23 Maret 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.
Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.
Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.
Jenderal Goliath Tabuni
Panglima Tinggi TPNPB-OPM
Letnan Jenderal Melkisedek Awom
Wakil Panglima TPNPB-OPM
Mayor Jenderal Terianus Satto
Kepala Staf Umum TPNPB-OPM
Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM


Komentar
Posting Komentar
SY ISI