FORUM PENOLAKAN TNI NON ORGANIK.

 


FORUM PENOLAKAN TNI NON ORGANIK KABUPATEN JAYAWIJAYA, PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN


Oleh: Iberanus Hilapok

Ketua Forum Penolakan TNI Non Organik


Kami masyarakat Kabupaten Jayawijaya menyatakan bahwa saat ini kami kehilangan kepercayaan kepada pemerintah daerah, yaitu:

   1. Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya

    2. DPRD Kabupaten Jayawijaya

Pada audiensi yang dilakukan di ruang rapat DPRD Jayawijaya pada Senin, 14 Juli 2025, hadir Komisi A DPRD, Dandim 1702/Jayawijaya Reza Ch. A. Mamoribo, Wakil Bupati Ronny Elopere, serta perwakilan masyarakat Distrik Ibele (tokoh adat dan pemuda). Penolakan masyarakat juga mendapat tanggapan dari Danrem 172/PWY.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa keberadaan TNI non-organik hanya selama 9 bulan, kemudian harus ditarik. Namun kenyataannya, sampai sekarang sudah berjalan sekitar 1 tahun (April 2025 – April 2026), dan belum ada penarikan seperti yang dijanjikan.

Sampai saat ini, tidak ada tindak lanjut yang jelas dari hasil audiensi tersebut. Justru yang terjadi adalah pergantian personel TNI non-organik terus berlangsung. Dalam rotasi terbaru, sekitar 53 personel masuk ke Distrik Ibele.

Kami masyarakat merasa kecewa karena pemerintah tidak serius menanggapi keluhan warga. Pemerintah seharusnya melindungi rakyat, tetapi kenyataannya belum mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dengan ini, kami masyarakat Jayawijaya menolak penempatan TNI non-organik di wilayah pemukiman warga.

Kami meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan dan menarik pasukan tersebut.


#LANNY___GUBUNERYY__

Komentar