Pada 14 April 2026, terjadi penyerangan oleh KKB terhadap masyarakat sipil di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Kejadian ini membuat warga panik dan takut.
Pada 14 April 2026, terjadi penyerangan oleh KKB terhadap masyarakat sipil di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Kejadian ini membuat warga panik dan takut.
Salah satu korban bernama Etinus Walia (47 tahun), seorang petani. Ia terkena tembakan saat sedang menanam bendera merah putih di Kampung Mewoluk. Akibatnya, ia mengalami luka parah di lengan kiri.
Tim PMI datang cepat dan mengevakuasi korban pada pukul 10.03 WIT. Korban kemudian dibawa ke RSUD Mulia untuk mendapatkan perawatan medis. Kecepatan evakuasi ini menunjukkan bahwa situasi di daerah tersebut sangat berbahaya.
Serangan ini diduga dilakukan oleh kelompok OPM dari Kodam III/Sinak yang dipimpin oleh Lekagak Telenggen. Dari kejadian ini, terlihat bahwa KKB tidak hanya menyerang aparat keamanan, tetapi juga masyarakat sipil yang tidak terlibat konflik. Hal ini membuat warga semakin tidak aman.
Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Pj Sekda, Nemu Tabuni, mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa pelaku adalah KKB, bukan TNI seperti yang sempat beredar di media sosial.
Nemu Tabuni mengajak semua pihak untuk menghentikan kekerasan. Ia menegaskan bahwa korban adalah masyarakat sipil, sehingga kekerasan seperti ini sangat merugikan. Selain itu, kondisi ini juga mengganggu kehidupan masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda yang ingin bersekolah dengan tenang.
Ia berharap kekerasan bisa segera dihentikan agar Papua kembali aman dan damai bagi semua orang.



Komentar
Posting Komentar
SY ISI