Paskah di tahun ini terasa berbeda. Penuh luka dan duka.
Paskah di tahun ini terasa berbeda. Penuh luka dan duka.
Kami merasakan penderitaan, menjalani hari kemenangan dengan hati yang berat.
Kami menyatukan rasa sakit ini dengan penderitaan di kayu salib, yang rela berkorban untuk menyelamatkan umat-Nya.
Jika pembebasan butuh pengorbanan, biarlah duka ini menjadi doa yang tulus—memohon agar kebangkitan-Mu menghapus air mata di tanah Papua.
Paskah di Dogiyai menjadi tanda penderitaan, sekaligus harapan akan kebebasan.
— Elipas E. Pakage
#DariLembahDerita_Mengharap_PertolonganTuhan #JalanViaDolorosa #DogiyaiPapua #Pengikut #SemuaOrang



Komentar
Posting Komentar
SY ISI